Ke Brussels (short story)
Sebetulnya gue sedang ditengah - tengah proses menulis assessed essay yang akan dikumpulkan tanggal 23 Maret nanti. Tapi karena tiba - tiba kejenuhan datang melanda, jadi diputuskan untuk break sejenak dan menulis catatan singkat jalan - jalan eh bukan ding, kunjungan gue ke European Union di Brussels tanggal 7 - 11 Maret kemarin. Nanti cerita kumplitnya menyusul setelah urusan dengan esai selesai.
Pasti sudah tau dong itu gambar siapa? Siapa lagi kalo bukan the famous Manneken pis yang ditemukan secara tak sengaja disudut jalan setelah gue membeli wafel yang dilengkapi dengan topping pistachio nut, whipped cream, and melting chocolate. Patung anak kecil pipis ini memang terkenal sekali sebagai maskot Brussels. Hampir semua toko sovenir menjual patung ini dalam berbagai macam ukuran bahkan ada satu museum yang menampilkan anak kecil ini dalam beraneka kostum (sayang gak sempat mampir).
Berhubung ini hanya catatan singkat, maka ceritanya akan dipersingkat juga. Maap kalo gak nyambung tapi singkat cerita, kesan yang lain dari kunjungan ke Brussels adalah kesempatan melongok museum komik. Disana, gue bisa melihat perkembangan kartun dari berbagai negara termasuk Tintin yang terkenal itu (ternyata dulu ada majalahnya). Coba dong liat, siapa ini? Tak lain dan tak bukan detektif terkenal Thomson and Thompson. Sayang karena teman seperjalanan gue gak mau keluar uang 6 euro untuk mengelilingi museum komik yang sebetulnya amat sangat menarik hati dan gue mesti menjelajah sendiri, jadinya gak bisa foto2 deh disebelah para detektif itu. Mau minta tolong orang juga jarang orang dewasa, yang ada pas gue kesana adalah anak - anak yang berlarian kesana kemari sambil membawa catatan. Mungkin lagi study tour ya, tapi kalo study tournya ke museum komik sih….hayo aja! Selain itu ada juga patung asterix dan smurf plus komik Lucky Luke. Jadi inget jaman kecil dulu…tapi sekarang masih suka juga sih.
Ok lah…berhubung waktu rehat sudah habis….cerita lengkap perjalanan ke Brussels akan dilanjutkan nanti beserta cerita - cerita lain yang belum sempat ditulis.
March 19th, 2006 at 8:59 pm
Wafelnya menggiurkan skale Yat, glek glek glek hmmm