Menu makan siang
Setelah beberapa hari dilanda rasa malas memasak, hari ini gue memutuskan untuk memasak sawi yang dibeli di chinese supermarket seminggu lalu. Alasan pertama adalah, keburu sawinya busuk…ntar malah nggak kemakan n buang duit. Kedua, memang tidak ada lagi yang bisa dimakan bareng nasi. Sudah beberapa hari ini gue mengandalkan bumbu pecel siap pake buat makan sayur sama telor dadar atau ceplok. Beberapa hari sebelumnya masak sarden yang ditambahin cabe merah n bawang putih. Terus gue juga sempat memasak mie goreng dari mie telur yang juga dibeli di chinese supermarket n habis dalam dua kali makan. Ada sih beberapa bungkus indomie, tapi kemarin baru masak indomie rebus rasa soto ayam. Masak indomie lagi? Gak sehat kan? Lagian juga ada sayur yang menanti dimasak toh?
Setelah menimbang-nimbang dengan cermat dan menilik persediaan bumbu yang ada, gue menetapkan hati buat masak tumis sawi yang gampang dan cepat, plus bereksperimen memasak balado telur. Karena memasak balado memerlukan bumbu yang dihaluskan, jadi gue akan meminjam blender temen serumah yang sering dipake bersama.
Setelah cabe n bawang merah selesai dipotong, segera gue masukin ke dalam blender. Bayangannya adalah hasilnya akan berbentuk seperti hasil ulekan, halus gitu deh. Ternyata….hasilnya tidak bisa halus, entah apa yang salah. Sepertinya mata blendernya emang gak didisain buat menghaluskan bumbu atau emang udah tumpul atau….gak tau lah. Yg jelas bawang merahnya masih kelihatan, gak nyampur. Tapi walaupun udah gue stel di kecepatan maksimum, hasilnya begitu aja. Gue nyerah, berharap ntar rasa balado gue gak terlalu aneh2 amat.
Setelah berkutat di dapur sekitar hampir sejam, jadilah menu makan siang hari ini tumis sawi n balado telur. Untung….balado telur gue rasanya lumayan, biarpun biji cabe masih tampak nyata dan disana sini ditemukan potongan bawang merah yang gak hancur. No problem, at least rasanya ok. Tumis sawi gue oke juga, pas sama nasi. Tetapi, ternyata nasi yang gue masak semalam jadi agak kering karena rice cookernya tetap dalam posisi warming, kelupaan dimatiin. Tapi tak apalah….yang penting makan siang gue hari ini cukup bergizi, bisa mengisi perut buat belajar lagi, ya gak?